Senin, 25 September 2017

Bukan Puisi




Aku teringat pada kucing hitam dan kucing kuning yang gagu saat berbicara
Aku ingat bagaimana kucing hitam kehilangan kata-kata 
ketika berbicara hal-hal tentang kucing kuning yang Ia sukai.
Yang awalnya hanya entahlah permainan kecil di zona acara jamuan,
 permainan lupa di acara pesakitan.
Kucing kuning takut, Ia jatuh cinta pada orang yang salah lagi.
Dia adalah kucing yang terkurung dalam ketakutannya sendiri.
Kucing kuning merasa dia adalah ketidakpercaya dirian 
dan keburukan dan kekecewaan menurut dirinya sendiri. 
Kucing kuning merasa dia adalah ketidakbagusan yang tak layak dinomor satukan. 
Dia menyukai kucing hitamnya akhir-akhir ini justru sering memikirkannya. 
Dia tak tahu, dia selalu mencoba biasa saja karena kucing kuning tahu, 
kucing hitam terlalu manis untuknya. Terlalu menggetarkan hatinya. 
Dia kucing kuning pernah jatuh cinta tapi lupa caranya. 
Sementara kucing hitam sama saja. 
Mereka adalah dua kucing yang tak mengerti caranya.
 Cara saat keduanya jatuh cinta.
mereka menyerah pada doa-doa lirihnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar